Bioskop Berdarah di Amerika (news)

Selama beberapa tahun terakhir, warga Amerika menyaksikan berbagai tragedi  berdarah dan ternyata peristiwa tersebut kembali terulang ketika James Eagan Holmes secara membabi buta menembaki penonton film Batman, The Dark Night Rises, di Century Theater Cinema 16 di kota Aurora, Colorado,  pada Jumat dini hari (20/7).  Akibatnya, 12 orang tewas dan 71 lainnya terluka.

Pembunuhan di Colorado yang mengagetkan warga Amerika dan menimbulkan rasa takut pada diri mereka bukan peristiwa pertama. Sebelumnya, rentetan penembakan serupa juga terjadi seperti pembunuhan di Universitas Virginia Tech, perguruan tinggi Kristen di kota Oakland, California, dan penembakan di sebuah kafetaria di sekolah tinggi kota Ohio.

Masyarakat Amerika dikenal sebagai masyarakat yang paling hobi kekerasan, bahkan kepemilikan senjata api adalah legal dan merupakan bagian dari konstitusi di negara itu.

Menurut data resmi, terdapat lebih dari 200 juta pucuk senjata berada di tangan warga Amerika dengan populasi penduduk sekitar 300 juta. Warga Amerika dapat membeli  senjata api dengan mudah di toko-toko yang tersebar di berbagai wilayah negara itu, bahkan senjata yang mereka beli terkadang tidak ditemukan di lembaga-lembaga militer di negara lain.

Mudahnya memiliki senjata api menjadi salah satu faktor meluasnya pembunuhan di Amerika. Hal itu didukung banyaknya penjahat, penderita mental dan orang-orang yang mengalami frustasi sehingga mereka dengan mudah membeli senjata api dan membunuh orang-orang tak berdosa.

Adanya 200 juta pucuk senjata di tangan warga Amerika telah menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Meski mereka tidak ingin menggunakannya untuk membunuh, namun keberadaan senjata-senjata tersebut di masyarakat yang setiap hari disuguhi berbagai film kekerasan dan propaganda yang sarat dengan kejahatan, maka dengan sendirinya kekerasan dan pembunuhan akan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Amerika.

Dilaporkan bahwa setiap lima detik terjadi satu kali letupan senjata di sudut-sudut Amerika yang menumpahkan darah manusia. Sejak tahun 1950 hingga sekarang, hampir satu juta orang tewas di Amerika akibat tertembus peluru.

Media-media Amerika khususnya Hollywood, memiliki peran penting dalam meningkatkan budaya kekerasan di negara itu. Hollywood selalu berupaya mengajarkan dua unsur yaitu kekerasan dan ketakutan. Mayoritas tema yang menarik dari film Hollywood adalah aksi pembunuhan manusia, di mana aksi pembunuhan di film-film Hollywood adalah salah satu prinsip penting dalam film tersebut. Dapat dikatakan, tujuan film-film itu adalah penyebaran kekerasan dan pembunuhan.

Terdapat banyak film Hollywood yang mempertontonkan kepada pemirsa sebuah pembunuhan sadis hingga mutilasi terhadap korbannya. Film “A Nightmare” atau “The Hills Have Eyes” yang disutradarai Alexandre Aja dan film-film  yang digarap oleh Robert Smith adalah contoh dari film-film tersebut. Sejumlah film lainnya juga mempertontonkan kanibalisme. Dilaporkan pula bahwa anak-anak Amerika berumur lima tahun telah menonton film pembunuhan dan kekerasan di televisi dan bioskop ratusan kali.

Yang menarik adalah ketika film Hollywood menyuguhkan adegan-adegan yang lebih keras dan berdarah, maka akan mendapat sambutan yang lebih hangat dari penonton dan bahkan laku keras. Hal itu menunjukkan bahwa mayoritas warga Amerika hobi akan kekerasan dan telah kecanduan untuk menonton tragedi-tragedi berdarah. Dengan demikian, tidak mengherankan jika pelaku-pelaku kejahatan seperti James Eagan Holmes meniru kekerasan yang disuguhkan oleh Hollywood selama bertahun-tahun.

Selama jual beli senjata di Amerika bebas, maka tragedi berdarah seperti pembantaian di bioskop  Aurora, akan terulang kembali. http://indonesian.irib.ir/fokus/-/asset_publisher/v5Xe/content/id/5139411

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s