Pendidikan#2

SKS (sistem kebut semalam), ini adalah model belajar paling populer dikalangan pelajar. untuk mengerjakan soal UAS siswa hanya membutuhkan waktu
kurang dari satu malam untuk belajar apa gak luar biasa tuh, gue pikir hebat banget pelajar indonesia. bahkan para pelajar jepang harus mempersiapkan
diri mereka paling tidak satu minggu sebelum ujian untuk manhadapi tes.
sebenarnya kenapa siswa-siswi di indonesia harus melakukan SKS. kalau menurut gue ada beberapa faktor

1. Trend.
anak muda memanga suka mengikuti trend yang ada mulai dari baju, blackberry sampai gaya mereka poto yang di upload di facebook. semua trend di ikuti.
termasuk SKS, para pealajar menganggap SKS adalah sebuah trend anak muda di indonesia. nah makanya kalau mereka nggak ngikuti trend tersebut. mereka taku akan
dibilang ketinggalan jaman.

mungkin ada yang pernah ngalamin. pas lo lagi ada ujian ada yang nanya.
“eh bro lo udah SKS?”
“SKS apan sih, sinta karina syumar?”
“hah siapa tuh?,eh log gak gaul banget sih, SKS tu sistem kebut semala getooo”sambil ngeluarin busa dari mulut
“oalah , ya gak gue tuh udah belajar dari seminggu yang lalu, jadi gue gak perlu yang namanya apa itu tadi? psk? atau ksp?”
“eh lo tau gak siiiiihhhhh? sks tuh udah jadi trend anak muda jaman sekaran bro, janga sampai kita
ketinggalan jaman bro”
“oh yaudah gue masuk kelas dulu udah mau bel kayaknya’

2. Alasan Remidi
setiap ada tes pasti ada yang namanya remidi atau mengulang bagi yang gak lulus, banyak anak remidi
yang kalau ditanya”eh lo kok bisa remidi sih, lo kan pinter”
“iya nih gue lupa harus belajar bab berapa”
“loh ini kan UAS, yang seharusnya lo pelajarin ya semuanya bego”
“…..”(mukanya kaya babi sekarat

banyak banget alasan yang digunakan untuk menghindari malu karena kena remidi. kaya lupa belajar, nonton piala dunia,
sampai lupa kalo minggu itu ada UAS(kalo ini bener-bener kebangetan). tapi mungkin yang paling banyak
adalaj SKS. memang harus diakui kalo SKS itu adalah sistem belajar yang paling tidak efektif, jadi banyak
anak yang menggunakan SKS sebagai alasan contohnya seperti ini.
“eh lo kok remidi sih?”
“iya nih gue belajarnya sks, soalnya gua sibuk banget,jadinya pelajarannya gak ada yang masuk”
“oh gitu”
nah seperti itu tapi untuk kondisi pelajar untuk saat sks kabanyakan karena para siswa malas untuk belajar
akhirnya mereka yang sebenarnya cerdas hanya mendapatkan ranking yang lebih rendah dari anak yang rajin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s